Jaga momentum dan eksistensi kepedulian sosial di bulan ramadhan, Dema-FSH adakan kegiatan sosial dengan tema "DEMA FSH BERBAGI"


Dalam semangat berbagi dan menebar kebaikan di bulan suci Ramadan, Dewan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Syariah dan Hukum atau DEMA-FSH 2025 mengadakan kegiatan "Dema-FSH Berbagi". Kegiatan tersebut dilaksanakan di ruas jalan depan kampus UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta pada hari Senin 17 Maret 2025. Kegiatan yang diinisiasi oleh rekan-rekan dari Kementrian Sosial ini bertujuan untuk menumbuhkan rasa kepedulian sosial dalam membantu masyarakat yang sedang dalam perjalanan menjelang waktu berbuka puasa serta sebagai momentum untuk terus menebar kebaikan di bulan yang suci ini. 

Beberapa tahun belakangan kegiatan berbagi takjil sangat terikat dengan momentum bulan suci ramadhan, bahkan gen-z dan juga anak-anak muda banyak menginisiasi kegiatan tersebut yang kemudian dibungkus dengan konsep TOTR atau Takjil On The Road. Sebab sejatinya Berbagi takjil bukan hanya sekadar memberikan makanan, tetapi juga menjadi simbol kepedulian terhadap sesama, terutama bagi mereka yang mungkin kesulitan mendapatkan makanan berbuka tepat waktu.


Kegiatan tersebut dimulai tepat pada pukul 4 sore, anggota Dema-FSH yang kemudian hadir di kegiatan Dema-FSH berbagi itu segera membagikan takjil kepada pengendara, pejalan kaki, dan masyarakat yang melintas di sekitar lokasi. Antusiasme masyarakat terlihat jelas saat mereka menerima paket takjil, yang berisi makanan ringan dan minuman untuk berbuka puasa. Tidak sedikit dari mereka yang mengucapkan terima kasih dan mendoakan agar kegiatan ini terus berlanjut di tahun-tahun mendatang.

Dokumentasi kegiatan juga dilakukan untuk mengabadikan momen kebersamaan serta sebagai bentuk laporan dan apresiasi terhadap seluruh pihak yang terlibat. Secara keseluruhan, kegiatan ini berjalan dengan lancar dan sukses. Sebanyak 140 paket takjil telah disalurkan kepada masyarakat atau pengguna jalan yang melintas. Panitia berharap bahwa kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan dan menginspirasi lebih banyak orang untuk berbagi di bulan suci Ramadan.

Dengan berakhirnya acara, para peserta menutup kegiatan dengan doa bersama, berharap agar amal kebaikan yang dilakukan dapat membawa keberkahan bagi semua pihak. Ramadan bukan hanya tentang menahan lapar dan haus, tetapi juga tentang berbagi, peduli, dan mempererat persaudaraan. Semoga semangat berbagi ini terus tumbuh dan menjadi bagian dari budaya kebaikan di tengah masyarakat.



Yogyakarta, 18 Maret 2025

Pewarta : Kementrian Riset dan Pengembangan




Komentar